Komisi Perdagangan Chile di Indonesia Gelar Acara Kuliner untuk Kenalkan Agrikultural Wilayah O’Higgins

Thursday, July 31, 2025
ArticleWine Article
Komisi Perdagangan Chile di Indonesia, ProChile, sukses menggelar acara kuliner dan mix and match minuman anggur. Acara ini digelar pada 29 Juli 2025 di Electrolux Indonesia Show Kitchen Tanah Abang Jakarta Pusat.

Acara ini digelar untuk memperkenalkan kekayaan agrikultural wilayah O’Higgins, salah satu lembah sentral Chile, kepada masyarakat Indonesia. ProChile menyoroti bagaimana produk-produk Chile dapat berpadu harmonis dengan budaya kuliner Indonesia yang kaya khususnya jajanan pasar.

Wilayah O’Higgins, yang terletak di Chile bagian tengah, merupakan kontributor signifikan dalam sektor pertanian dan kehutanan negara tersebut. Secara keseluruhan daerah ini menyumbangkan 20 persen dari PDB nasional di sektor ini. 

Dengan luas 16.396 kilometer persegi dan populasi 915.000 jiwa, wilayah ini dikenal sebagai produsen utama buah-buahan segar. Oleh sebabnya, daerah ini menyumbangkan 42 persen dari total ekspor buah segar Chile.

Pada tahun 2024, ekspor buah segar dari O’Higgins mencapai US$3,517 miliar. Angka ini meningkat 40 persen dari tahun sebelumnya dan menjangkau 73 pasar global. 

Negara yang menjadi tujuan utama ekspornya adalah China (63%), Amerika Serikat (14%), dan Belanda (3%). Kemudian diikuti oleh Brazil, Kolombia, Inggris, dan Korea Selatan. 

Lebih dari itu, O’Higgins juga menjadi produsen ceri terbesar dengan total 61 persen dari ekspor nasional. Lalu, menjadi kontributor penting dalam produksi anggur meja (10%), plum (7%), apel (5%), persik (4%), dan kiwi (4%).

Selain itu, O’Higgins juga merupakan produsen plum segar terbesar di Chile dan eksportir utama plum kering. Daerah ini memiliki perkebunan plum seluas hampir 10.000 hektar dan akan terus berkembang. Kenari dan almond berkualitas tinggi juga diproduksi di wilayah ini.

Dalam industri anggur, Wilayah O’Higgins menawarkan keragaman luar biasa dengan 35 varietas anggur merah dan 30 varietas anggur putih. Cabernet Sauvignon menjadi varietas unggulan, banyak ditanam di Lembah Colchagua dan Lembah Cachapoal. 

Carménère juga merupakan varietas penting dengan 5.640 hektar lahan tanam, terutama di Colchagua. Wilayah ini dikenal dengan anggur-anggur berkualitas tinggi dan pemenang penghargaan berkat terroir yang kaya.

“Sudah menjadi misi kami untuk memperkenalkan kekayaan pertanian dari Wilayah O’Higgins kepada masyarakat, terutama melalui produk-produk yang semakin diminati di pasar Indonesia. Kegiatan hari ini membantu meningkatkan kesadaran tentang wilayah ini sekaligus tentang Chile,” jelas Patricio Parraguez Bravo, Komisioner Perdagangan Chile di Indonesia.

Dalam acara ini juga menampilkan kolaborasi menarik antara budaya kuliner Chile dan Indonesia. Salah satu pendiri Iki Koue, sebuah merek hidangan penutup tradisional Indonesia, Laura Wiramihardja, turut berpartisipasi dalam kolaborasi ini. 

Iki Koue adalah pemenang Golden Swirl Award Jakarta Dessert Week 2024 dan penerima penghargaan MURI pada tahun 2019. Laura mendemonstrasikan bagaimana plum kering dan apel dari Chile dapat digunakan secara kreatif dalam kreasi kue tradisional Indonesia.

Partisipan lainnya adalah Kertawidyawati, seorang pendidik anggur dan pendiri Widya’s World of Wine. Ia menghadirkan pengalaman memadu padankan camilan tradisional Indonesia dengan anggur dari Wilayah O’Higgins.

“Kegiatan hari ini sangat menarik karena mendekatkan warisan budaya kuliner Indonesia dan mengeksplorasi bagaimana makanan ini bisa dipadukan dengan buah dan anggur dari wilayah yang sama. Dalam konsep pencocokan, bila semua berasal dari wilayah yang sama, maka mereka akan saling melengkapi,” tutup Kertawidyawati.