Inilah pengalaman unik yang terjadi dalam event “Food & Wine Pairing Experience: O’Higgins Meets Indonesia”, yang digelar oleh ProChile, Komisi Perdagangan Chile di Indonesia, di Show Kitchen Electrolux Jakarta.
Wilayah O’Higgins, terletak di bagian tengah Chile, mungkin belum terlalu familiar di telinga orang Indonesia. Tapi faktanya, wilayah ini adalah raja ekspor buah segar Chile, menyumbang 42% ekspor buah segar nasional dan menghasilkan 61% ekspor ceri serta menjadi eksportir plum segar dan kering terbesar.
Pada tahun 2024 saja, ekspor buah dari O’Higgins mencapai USD 3,5 miliar, dengan Tiongkok dan Amerika Serikat sebagai pasar utama. Kini, Indonesia pun mulai masuk dalam radar penting berkat daya tarik kulinernya yang kaya dan unik.
Tak hanya buah, O’Higgins juga terkenal sebagai penghasil wine premium dari 65 varietas anggur – mulai dari Cabernet Sauvignon, Carménère, hingga berbagai jenis anggur putih yang tumbuh subur di Lembah Colchagua dan Cachapoal.
Salah satu sorotan event ini adalah kolaborasi kreatif antara Laura Wiramihardja, pendiri brand dessert Indonesia Iki Koue, dan Kertawidyawati, pendiri Widya’s World of Wine sekaligus edukator wine berpengalaman.
Laura, yang dikenal atas pencapaian-pencapaiannya seperti memenangkan Golden Swirl Award Jakarta Dessert Week 2024 dan menciptakan replika Istana Garuda dari kue jipang di IKN, mendemonstrasikan bagaimana prune dan apel dari Chile bisa diolah menjadi isian nastar, topping nagasari, bahkan dibuat menjadi varian modern klepon.
Sementara itu, Widya mengajak para tamu menelusuri dunia pairing dengan prinsip menarik: “Kalau semuanya berasal dari wilayah yang sama, maka mereka akan saling melengkapi.” Ia menunjukkan bagaimana wine dari O’Higgins ternyata bisa berpadu apik dengan jajanan pasar khas Indonesia.
“Sudah menjadi misi kami untuk memperkenalkan kekayaan pertanian dari Wilayah O’Higgins kepada masyarakat Indonesia, terutama melalui produk-produk yang ternyata sangat versatile dalam konteks kuliner lokal,” ujar Patricio Parraguez Bravo, Komisioner Perdagangan Chile di Indonesia.
Event ini bukan hanya soal mencicipi makanan dan wine, tapi juga merupakan upaya membangun diplomasi budaya lewat rasa, mempertemukan dua negara dengan karakter kuliner yang berbeda namun bisa berpadu dengan harmoni.
Event yang berkolaborasi dengan; ProChile Indonesia, Pemerintah Wilayah O’Higgins, Asosiasi Plum Kering Wilayah O’Higgins, Wines of the O’Higgins Region, Iki Koue, dan Widya’s World of Wine, ini diharapkan memberi edukasi dan promosi kreatif produk Chile semakin dikenal dan dicintai di Indonesia, dan sebaliknya. (*)